8 Hal Yang Bisa Dilakukan Saat WFH, Cari Faedah di Tengah Corona

sumber: https://blog.modalku.co.id/

Karena namanya WFH alias work from home, tentu itu artinya kamu seorang pekerja dimana tugas utama yang perlu dilakukan saat WFH ya mengerjakan tugas kantor secara remote.

Selama WFH, rasanya kecil kemungkinan kita berada di depan layar monitor mantengin kerjaan kantor selama 8 jam layaknya jam kerja saat berada di kantor sebelum WFH. Apalagi aktivitas bisnis juga ikut menurun sejalan dengan kondisi dunia yang sedang "berisitrahat sejenak" ini.

Nah, biar WFH ini berfaedah , dan saat WFH ini berakhir kita bisa mendapat hikmah dan banyak manfaatnya, berikut yang bisa dilakukan saat WFH:

  1. Mengikuti kuliah online
  2. Coba resep masakan baru
  3. Melakukan tutorial make-up
  4. Bikin konten sosial media
  5. Belajar Toefl
  6. Menulis buku
  7. Mengaji, belajar agama, memperbanyak ibadah
  8. Berkontemplasi diri

Yuk sahabat mamami kita mengencangkan semangat memanfaatkan waktu sebaik mungkin.

1. Mengikuti Kuliah Online

Kuliah online semakin marak sekarang ini. Dari yang gratis hingga berbayar. Ada yang memberikan sertifikat dan ada yang tidak, namun yang penting kan ilmunya. Dari orang per-orangan atau kelompok yang belum pernah bergaung sebelumnya sampai institusi kelas dunia pun juga tersedia. Tinggal pilih...

Sejak WFH berlangsung (bahkan sebelum WFH) mamami sudah mulai rutin mengikuti kuliah-kuliah online. Pas WFH ini info-info kuliah online dari pengisi yang patut diacungi jempol makin bertambah-tambah apalagi di posternya ada tulisan "FREE" wah senang banget deh. dapat ilmu tanpa perlu rogoh kocek.

Salah satu media kuliah online terbaik yang mamami bisa rekomendasikan adalah edx.org penyedia jasa kuliahnya dari berbagai universitas terbaik seluruh dunia. Kalo mau dapat materinya gratis tis tis... tapi kalo kalian ingin dapat sertifikat setelah mengikuti materi baru lah ada fee yang perlu dibayar, dan ada tesnya juga untuk itu.

Ada juga coursera.org yang sejenis dengan edX, keduanya sama-sama produk US, bedanya adalah kampus-kampus yang bergerak di belakangnya. 

Kalo untuk produk Indonesia sendiri ada loh namanya IndonesianX yang bisa diakses di halaman berikut https://www.indonesiax.co.id/

Nah itu kalo mau belajarnya untuk seputaran materi-materi yang serius. Kalo untuk yang lebih ringan berbau-bau kehidupan atau keseharian, banyak juga kok tersedia, biasanya penyelenggara mengiklankan posternya di sosial media.

Ini salah satu kuliah online yang sempat aku ikuti selama WFH



2. Coba Resep Masakan Baru

Bu-ibu... selama bekerja tentunya kita gak punya waktu yang banyak kan untuk eksplorasi mencoba berbagai resep menu masakan di dapur? Inilah saatnya bu-ibu... kita latih tangan dan jari jemari kita memegang pisau dan peralatan dapur lainnya serta bumbu dapur dan berbagai bahan-bahan lainnya.

Untuk melakukan hal ini, kita tinggal butuh kemauan... karena info-info resep masakan itu sudah sangat banyak tersedia di internet. Siapa tahu kan dengan coba-coba resep ini, kita bisa menambah jejeran menu makanan kesukaan si buah hati.

Yang mamami berhasil coba resep selama WFH ini ialah bikin pepes tahu ayam, ikan sambal tauco, dan tumis kates muda campur hati ayam. Alhamdulillah Ibro suka banget tumis kates muda ala kampungku yang dicampur hati ayam serta sedikit santan.

3. Melakukan Tutorial Make-up

Nah ini, kesempatan juga buat kita yang belum bisa touch up kekinian, kita bisa meluangkan waktu memperhatikan tutorial make-up dan coba aplikasikan ke wajah kita sendiri. Jadi pas WFH berakhir, kita bisa tampil sana-sini dengan wajah yang lebih fresh, dengan riasan yang kekinian. Jangan mau kalah sama para ABG yang justru lebih pintar dandan, hehe.

Pas WFH ini lah mamami baru sadar, bahwa riasanku selama ini sudah ketinggalan jaman buangeeeet. Aku baru tahu ada yang namanya pore ranger alias primer dan orang-orang sekarang pada banyak gunain yang namanya setting spray. kemana aja sih mamami....!!!

Target mamami adalah setelah WFH berakhir, mamami sudah jago masang alis yang udah kayak pedang samurai gak kayak ulat bulu dan bisa rapih pasang eyeliner di mataku yang sipit ini.

4. Bikin Konten Sosial Media

Jujur deh, pasti setiap hari kalian ada buka sosial media toh? 

Aku termasuk yang setuju bahwa eksistensi di dunia maya itu penting. Tapi susahnya nih buat bisa eksis di dunia maya itu kita butuh kreatifitas. Sekarang ini menurutku juga waktu yang tepat kalo kita mau mengasah kreatifitas, baik untuk bisa membuat thread ramai, atau coba belajar bikin video, olah suara, edit-edit gambar, atau bahkan tulisan untuk konten blog... 

Guys, postingan ini adalah salah satu contoh ril konten sosial media mamami selama WFH.

5. Belajar Toefl

Mungkin ini deritaku saja, kalian mungkin tidak. lebih belasan tahun belajar bahasa inggris tapi sampai tahun kemarin, toeflku belum pernah menyentuh angka 500. Sedih sekali bukan. Tolonglah sahabat mamami bantu doakan agar tahun ini aku bisa mencapai skor target toefl, Amiin.

Selama WFH ini, anggap saja ini adalah bantuan dari yang kuasa agar kita yang belum berhasil dapat target skor toefl jadi punya waktu untuk memperbanyak lagi belajar materi-materi seputaran tes toefl. Kalo sebelum WFH kan, pagi sudah harus siap-siap berangkat. Pulang kerja musti ngurusin keluarga, tidur gak bisa larut agar bisa bangun pagi untuk kerja keesokan hari. so, waktu buat belajar kan pasti sangat terbatas.

Salah satu cara mensyukuri keadaan WFH ini adalah dengan banyak belajar, salah satunya belajar toefl.

6. Menulis Buku

Kita mungkin tidak semuanya bisa seperti Tasaro GK, yang 2 minggu setelah WFH saja sudah berhasil kelar sebuah draft buku. Tapi tidak ada salahnya menanamkan semangat dan cita-cita untuk coba menulis buku sesuai dengan apa yang kita pahami dan miliki berbagai referensi terkait. Ya kalo belum bika non-fiksi coba dulu mengarang fiksi lah ya. Seenggaknya tanam semangat aja dulu.

Ini mamami coba membuat draft cerita fiksi, sudah ada 66 halaman A4 spasi 1,5. Semoga saat WFH berakhir nanti, draft cerita fiksi mamami sudah dapat untuk dikirimkan ke penerbit.

Temanku Sarah, faedah sekali di tengah Covid-19 ini justru membuatnya menghasilkan buku yang memang sesuai dengan bidang ilmunya. Next tulisan aku coba review buku tsb..



7. Mengaji, Belajar Agama, dan Memperbanyak Ibadah

Apalagi WFH ini bertemu dengan momen bulan Ramadhan. Yuk sahabat mamami, kita sering mendekatkan diri dengan yang maha kuasa. Kalo biasanya kita mengaji jarang-jarang, coba dirutinkan satu halaman perhari. Kalo biasanya satu halaman per hari coba kita tingkatkan 1 lembar per hari. Kalo biasanya sudah lebih dari 1 lembar per hari coba lagi tingkatkan 1 juz per hari. Masyaallah... Faedah sekali WFH kita jika bisa khatam berkali-kali saat WFH ini berakhir nanti.

8. Berkontemplasi Diri

Ini yang penting dan tidak boleh ketinggalan. Sebagaimana pertanyaan paling filosofis sedunia, qui suis je / who am i / siapa saya. 

Renungkan lah kekuatan besar yang bisa mengistirahatkan dunia ini, yang kun (jadilah!) katanya kemudian fayakun (maka terjadilah).

Guys, maha besar sekali Dia yang tidak ada yang bisa menandingi kuasanya. Bermohon ampunlah kita, berdoa mendapat kasih sayang-Nya.

Ini waktu yang tepat untuk kita merenungkan siapa kita, dan siapa pencipta kita. Apa yang terjadi, dan atas seijin siapa. 

1 Comments

  1. menarik sekali infonya,, sangat bermanfaat.. Ada cara mudahnya jugaa

    ReplyDelete