Berkenalan dengan Saham

ketertarikan orang-orang sekarang untuk berinvestasi atau mencoba peruntungan dalam saham sepertinya semakin tinggi. selamat untuk BEI berhasil menggaungkan programnya menarik investor hingga ke pelosok-pelosok. 

Saham, kata yang terdengar keren dan elit. aku mau berbagi pengalaman awal mula mengenal dunia saham.

sebelumnya, ini istilah-istilah penting para pemain saham:
Emiten, IPO, Cuan, Deviden, Cut Loss, Bullish, & Bearish.. serta masih banyak lainnya...
mau googling sendiri arti kata-kata diatas apa aku kasih tau nih?
oke aku kasih tau aja lah...

jadi EMITEN itu sebutan untuk perusahan yang sahamnya dijual di bursa, kayak misalnya TLKM, PGAS, ANTM, GJTL, BBRI... nah itu disebut emiten.

IPO, initial public offering.. ini adalah saat sebuah emiten pertama kali melepas sahamnya di bursa. harga saham saat IPO sudah dianalisa oleh para pakar. biasanya para pemain saham (trader) sangat memburu harga awal IPO ini, apalagi jika perusahan emiten tersebut bonafit yang menjadi incaran para investor yang mulai memasuki fase Tbk. contoh, siap-siap aja jika misalnya Pertamina diubah badan usahanya menjadi Tbk, kondisi IPOnya pasti menjadi incaran. penting kita tahu harga suatu emiten saat IPOnya dalam menganalisa harga sahamnya saat ini dan mendatang.

CUAN, yang paling diharapkan para trader. saat harga jual diatas harga saat trader atau investor membeli saham. alias kondisi untung.

DEVIDEN, investor umumnya tertarik dengan deviden sementara kalo trader mereka mengesampingkan deviden. deviden ini bagi hasil tiap tahun jika perusahaan sedang untung kepada setiap pemilik saham dari perusahaan tersebut tergantung porsi jumlah saham yang dimiliki.

CUT LOSS, kondisi saat kita harus menjual rugi saham yang kita miliki. harga saat kita beli diatas harga kita menjual. 

BULLISH, ibarat tanduk banteng. kurva harga saham dari suatu emiten menunjukan kenaikan. dan BEARISH kebalikannya, ibarat cakar beruang, dimana grafik harga menunjukan penurunan.
 
sebagai contoh aku ambil yang ekstrim. emiten BUMI. harga perlembarnya sekarang direntang Rp 100 hingga 200. siapa sangka harga IPOnya ditahun 1990 sebesar Rp 4.500,-
jika kurva harga suatu emiten menunjukan Bearish yang tidak berkesudahan, jangankan Cuan, daripada menumpuk minus dalam portofolio sebaiknya angkat tangan, cut loss saja. oh iya, portofolio itu adalah asset investor baik dana cash dan juga saham yang dimilikinya dalam sebuah Rekening Dana Investor (RDI). di tulisan selanjutnya aku bakal bahas tentang bagaimana Membuka Rekening Dana Investor (RDI) sehingga bisa terjun langsung bermain di pasar saham.

saat SMA, aku mulai penasaran tentang saham pas melihat program Market Review di Metro TV pagi hari, terlihatnya "Wah" gitu. 
ternyata di UGM, mahasiswa vokasi ilmu komputer sering menyelenggarakan lomba stock challenge, namun saat kuliah aku hanya menjadi penonton saja. 
pada waktu-waktu merampungkan skripsi, dan tidak tahu musti ngapain, mulailah aku join di simulasi saham dari website kontan.co.id
 
disini kita seolah bermain game, dengan kondisi yang real time; harga saham sesuai dengan harga BEI saat itu juga dan waktu bermain juga hanya bisa pada jam bursa. pemain diberikan cash virtual pura-pura sebesar Rp 250.000.000,- besar sekali bukan. dengan angka segitu, awal permainan aku puas membeli UNVR (Unilever) dan UNTR (United Traktor) dan meraup keuntungan besar lebih dari 10% hanya dalam seminggu.
aku sempat menduduki posisi tertinggi ke-9 dalam permainan simulasi saham di kontan ini. saat itu 2013, aku meraup cuan yang signifikan tidak hanya dari emiten UNVR & UNTR tapi juga JSMR & PGAS. aku bersedih untuk PGAS dengan harganya yang sekarang.
tampilan simulasi saham KONTAN
di simulasi saham KONTAN ini, saham yang bisa dimainkan hanya LQ-45.
ada banyak media simulasi saham lainnya yang bisa dijadikan ajang belajar bermain saham.

semoga tulisan ini bermanfaat.

0 Comments